Rabu, 19 Agustus 2026

Komdigi dan Meta Bentuk Tim Khusus Berantas Spam Judi Online di Facebook dan Instagram

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi judi online. Grafis: suarasurabaya.net

Ia menjelaskan, pelaku kini mengubah strategi promosi dengan memanfaatkan kolom komentar pada akun media sosial yang memiliki jangkauan luas. Modus tersebut dinilai lebih efektif untuk menjangkau pengguna tanpa harus membuat unggahan secara langsung.

Dilansir dari Antara, berdasarkan hasil pemantauan Komdigi, jumlah spam komentar yang mempromosikan judi online meningkat sekitar 128 persen dalam dua pekan terakhir dibandingkan rata-rata temuan sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Analisis pemerintah juga menunjukkan sebagian besar aktivitas tersebut dijalankan melalui jaringan akun bot yang bekerja secara terorganisasi. Sasaran utamanya adalah akun media sosial milik instansi pemerintah, media massa, tokoh publik, serta influencer yang memiliki tingkat interaksi tinggi.

Untuk menekan penyebaran konten tersebut, Kemkomdigi turut berkoordinasi dengan berbagai lembaga, antara lain Kepolisian, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, Sarim Aziz Direktur Kebijakan Publik Meta untuk Asia Tenggara menilai, penyebaran judi online merupakan persoalan lintas negara yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan aparat penegak hukum.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 19 Agustus 2026
29o
Kurs