Adapun terkait kerja sama yang terjalin antara Komunitas Bang Wetan dan Xiamen FLAC, Heri berharap agar dapat segera mendapat tindak lanjut.
“Harapan kami, saat diundang ke pameran bulan Oktober 2026 nanti, MoU ini bisa segera ditindaklanjuti sehingga ke depannya ada program-program yang dijalankan bersama,” ungkapnya.
Meski begitu, Heri mengakui bahwa pihaknya menghadapi sejumlah tantangan jika nantinya MoU itu benar-benar telah terealisasi. Pasalnya, selama ini kegiatan di Komunitas Bang Wetan dilakukan secara swadaya tanpa ada bantuan dari pemerintah setempat.
Hal ini berbanding terbalik dengan Xiamen FLAC yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.
Sehingga, Komunitas Bang Wetan berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara khusus, dapat memberikan dukungan atas rencana kolaborasi itu. Terlebih, Kota Surabaya dan Xiamen merupakan sister city.
“Sinergi antarkomunitas ini menurut saya dapat memperkuat hubungan sister city yang telah terjalin. Bahkan bisa berpotensi berkembang ke sektor lain seperti, pendidikan, pertukaran pelajar, hingga beasiswa,” tutupnya.(kir/wld/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

