IRGC mengklaim menyerang Pangkalan Udara Al Udeid yang berada di luar Doha. Pangkalan tersebut menjadi salah satu fasilitas militer terbesar AS di kawasan Teluk. Namun, AS maupun Qatar belum mengonfirmasi apakah pangkalan itu benar-benar terkena serangan Iran.
Pemerintah Qatar sebelumnya berulang kali menyatakan bahwa Pangkalan Al Udeid tidak digunakan AS untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Kementerian Dalam Negeri Qatar menyebut seorang anak terluka akibat serpihan yang jatuh saat serangan Iran dan sudah mendapatkan perawatan medis.
Di Kuwait, otoritas setempat mengonfirmasi serangan Iran menghantam pembangkit listrik dan fasilitas desalinasi air. Kementerian Listrik, Air, dan Energi Terbarukan Kuwait menyatakan serangan itu memicu kebakaran dan merusak banyak unit pembangkit listrik.
Api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan. Tim teknis masih menilai kerusakan dan berupaya memulihkan pasokan listrik ke unit-unit yang terdampak. Warga dan penduduk Kuwait juga diminta menghemat penggunaan listrik hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Kerusakan pada fasilitas desalinasi menjadi perhatian serius karena sekitar 90 persen pasokan air Kuwait berasal dari instalasi desalinasi. Jika kerusakan meluas, dampaknya dikhawatirkan bisa mengganggu kebutuhan air warga.

NOW ON AIR SSFM 100

