IRGC juga mengklaim menyerang pangkalan militer AS di Kuwait. Serangan itu disebut menargetkan radar pertahanan rudal, sejumlah gudang senjata penting, dan dua peluncur rudal permukaan ke permukaan HIMARS.
Di Bahrain, militer Iran menyebut telah menargetkan helikopter dan pesawat pengintai AS di Pangkalan Udara Sakhir. Sementara di Oman, IRGC mengklaim menghancurkan radar kontrol udara AS di wilayah Ghanim utara serta radar pengawasan maritim di sekitar Selat Hormuz.
IRGC juga menegaskan Selat Hormuz tetap berada dalam kendali Angkatan Laut IRGC. Jalur pelayaran strategis itu menjadi salah satu titik paling sensitif dalam eskalasi terbaru antara AS dan Iran.
Di Irak utara, pasukan kontraterorisme Kurdi melaporkan pasukan koalisi AS menembak jatuh delapan drone peledak di atas Kota Erbil. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Sementara itu, militer Yordania menyatakan sistem pertahanan udaranya menembak jatuh tiga rudal Iran yang melintas di wilayah udara negara itu pada Jumat pagi. Tidak ada korban jiwa, sedangkan tim teknik menangani puing rudal yang jatuh.

NOW ON AIR SSFM 100

