Di sisi lain, SPPG yang wilayahnya memiliki laporan keracunan setelah penerima manfaat mengonsumsi makanan MBG tetap akan menjalani evaluasi.
Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus memastikan adanya perbaikan dalam pengelolaan.
“Untuk masalah terjadinya keracunan, sampai dengan saat ini kita kan selalu menyampaikan untuk dievaluasi sampai dimana perbaikannya, kalau memang masih ada kekurangan nanti akan disempurnakan,” ujar Aby.
Ia menegaskan persoalan higienitas yang buruk hingga berdampak pada kesehatan penerima manfaat juga harus dipertanggungjawabkan.
Sebab, setiap SPPG telah memiliki struktur pengelolaan dan personel yang memiliki tanggung jawab dalam memastikan proses penyediaan makanan berjalan sesuai ketentuan.

NOW ON AIR SSFM 100

