Rabu, 4 November 2026

Larangan Demonstrasi Tak Surutkan Aksi Ratusan Pelajar di Paris

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Kendaraan lapis baja milik Gendarmerie Nationale Prancis, terlihat di jalan di tengah bentrokan antara demonstran dan polisi anti huru hara Prancis selama demonstrasi menentang biaya hidup dan kenaikan harga bahan bakar di Marseille pada 17 Oktober 2026. Foto: Reuters

Ratusan pelajar menggelar demonstrasi di dekat Pantheon, Paris pada Selasa (3/11/2026), meski otoritas melarang penyelenggaraan aksi di pusat kota tersebut.

Sekitar 200 orang berkumpul di jalan-jalan sekitar Pantheon meskipun polisi mencegah para demonstran mendekati monumen itu.

Pengadilan Administratif Paris pada akhir Oktober menolak gugatan mahasiswa terhadap larangan demonstrasi di pusat kota, sehingga para mahasiswa hanya mendapat izin menggelar aksi di pinggiran ibu kota.

Dilansir dari Antara, demonstrasi yang berlangsung pada Selasa (3/11/2026) berlangsung kondusif.

Petugas kepolisian dengan perlengkapan lengkap pun berjaga dilokasi, tetapi tidak membubarkan massa.

Terdapat sekitar 10 kendaraan polisi yang disiagakan di sekitar area aksi.

Gelombang demonstrasi di Prancis bermula pada pertengahan September, saat pelajar sekolah menengah di pinggiran Paris turun ke jalan menuntut perbaikan kondisi sekolah.

Aksi itu kemudian diikuti warga yang memprotes kenaikan harga dan meluas ke sejumlah wilayah lain di Prancis.

Aksi terbesar berlangsung dalam demonstrasi nasional pada 17 Oktober.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sekitar 550.000 orang mengikuti unjuk rasa tersebut. (ant/fia/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Rabu, 4 November 2026
35o
Kurs