Jemaah Umrah Shafira Dapat Kesempatan Langka Berkunjung ke Raudhah di Momen Maulid Nabi
Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:12 WIB
Jemaah Salat Subuh di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Jumat (28/8/2026),tetap ramai pascakejadian badai angin campur pasir beberapa hari lalu. Foto: Farid suarasurabaya.net
Umat Islam dari berbagai negara melaksanakan ibadah salat fardu dan salat sunnah dengan normal seperti biasanya.
Walau suhu udara lebih panas ketimbang di Indonesia, siang hari bisa mencapai 44-50 derajat celcius, jemaah yang datang ke Masjid Nabawi tetap ramai.
Berdasarkan laporan Pusat Meteorologi Nasional (National Center for Meteorology/NCM), cuaca ekstrem di Saudi merupakan bagian dari fase transisi akhir musim panas yang mengubah sirkulasi udara secara drastis.
Awan badai atau awan petir yang terbentuk di atas wilayah kota-kota Saudi memicu embusan angin vertikal ke bawah yang sangat kuat (downdraft).
Pertemuan sistem tekanan udara yang tidak stabil membuat angin bertiup dengan kecepatan tinggi di atas permukaan tanah gurun yang kering.