Jumat, 28 Agustus 2026

Madinah Sempat Terhantam Badai Pasir, Kondisi Jemaah Umrah Shafira Aman

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jemaah Salat Subuh di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Jumat (28/8/2026),tetap ramai pascakejadian badai angin campur pasir beberapa hari lalu. Foto: Farid suarasurabaya.net

Badai angin campur pasir dan hujan rintik terjadi di Kota Madinah dan Makkah Arab Saudi, hari Selasa (25/8/2026) malam waktu setempat.

Sekitar pukul 20.00 waktu Saudi atau selepas waktu Salat Isya, badai angin berpasir menghantam area Masjid Nabawi, Madinah dan sekitarnya.

Banyak jemaah yang berada di pelataran Masjid Nabawi kemudian berlarian mencari tempat berlindung dari terpaan badai.

Sementara, beberapa orang yang tengah melaksanakan salat sunnah tetap melanjutkan ibadahnya.

Pantauan suarasurabaya.net di area Masjid Nabawi selepas kejadian sampai hari ini, Jumat (28/8/2026), kondisi tetap kondusif.

Umat Islam dari berbagai negara melaksanakan ibadah salat fardu dan salat sunnah dengan normal seperti biasanya.

Walau suhu udara lebih panas ketimbang di Indonesia, siang hari bisa mencapai 44-50 derajat celcius, jemaah yang datang ke Masjid Nabawi tetap ramai.

Berdasarkan laporan Pusat Meteorologi Nasional (National Center for Meteorology/NCM), cuaca ekstrem di Saudi merupakan bagian dari fase transisi akhir musim panas yang mengubah sirkulasi udara secara drastis.

Awan badai atau awan petir yang terbentuk di atas wilayah kota-kota Saudi memicu embusan angin vertikal ke bawah yang sangat kuat (downdraft).

Pertemuan sistem tekanan udara yang tidak stabil membuat angin bertiup dengan kecepatan tinggi di atas permukaan tanah gurun yang kering.

Pada hari Rabu (26/8/2026), NCM juga mengeluarkan peringatan terkait potensi hujan deras di sebagian wilayah Makkah.

Pertahanan Sipil Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, mematuhi instruksi keselamatan resmi, serta menjauhi badan air, dasar lembah, dan bendungan.

Alhamdulillah, waktu badai angin dan pasir menghantam Masjid Nabawi, tidak ada jemaah yang jadi korban, termasuk Tim Suara Surabaya bersama Jemaah Shafira Tour and Travel yang sedang dalam perjalanan ibadah umrah.

Sekadar informasi, Tim Suara Surabaya umrah bersama rombongan Jemaah Shafira Tour and Travel selama 10 hari, mulai 24 Agustus sampai 2 September 2026.

Di Madinah, kami sudah berkunjung ke sejumlah tempat-tempat penting dalam sejarah Islam seperti Masjid Nabawi, Makam Rasulullah, Raudhah, Masjid Quba dan Jabal Uhud.

Sesudah empat malam menjejakkan kaki di Kota Madinah, nanti siang kami akan bergerak menuju Kota Makkah dan menjalankan rukun umrah.

Berikutnya, Minggu (30/8/2026), kami akan mendatangi tempat bersejarah di Kota Thaif, yang berjarak sekitar 75 kilometer sebelah tenggara Kota Makkah.

Berdasarkan catatan sejarah, Nabi Muhammad SAW pernah berdakwah di Thaif pada awal kenabian. Tapi, Rasulullah mendapat penolakan dan diusir oleh penduduk setempat.(rid/bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Jumat, 28 Agustus 2026
32o
Kurs