Operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026 terus berlangsung dengan tingginya mobilitas jemaah di Tanah Suci. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi hingga 12 Mei 2026 atau hari ke-22 operasional haji, lebih dari 105 ribu jemaah telah tiba di Makkah.
Jumlah tersebut mencakup jemaah haji reguler gelombang pertama, sebagian jemaah gelombang kedua, serta jemaah haji khusus.
Meningkatnya jumlah kedatangan membuat aktivitas ibadah di Masjidil Haram semakin padat, baik untuk pelaksanaan umrah wajib, tawaf sunah, maupun salat lima waktu.
Kepadatan terlihat hampir sepanjang hari, mulai pagi hingga malam. Arus jemaah tidak hanya berasal dari Terminal Syib Amir yang menjadi akses utama jemaah haji Indonesia menuju Masjidil Haram, tetapi juga dari berbagai terminal lain yang digunakan jemaah dari sejumlah negara.
Di tengah lonjakan jumlah jemaah, jemaah haji Indonesia diimbau mengatur strategi ibadah agar tetap nyaman dan aman saat berada di kawasan Masjidil Haram.
Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net di lapangan, sebagian besar jemaah memilih datang sejak waktu subuh dan bertahan di area masjid hingga waktu salat berikutnya.
Banyak jemaah kembali melanjutkan ibadah sejak asar yang kemudian disambung dengan magrib dan isya untuk menghindari kesulitan mendapatkan saf salat di tengah padatnya jemaah.
Selain itu, jemaah disarankan datang lebih awal, setidaknya sekitar 1,5 jam sebelum waktu salat dimulai. Hal ini untuk mengantisipasi jarak tempuh dari Terminal Syib Amir menuju area utama masjid serta padatnya arus pejalan kaki.
Sementara bagi jemaah yang ingin melaksanakan umrah atau tawaf, waktu malam hingga menjelang dini hari dinilai relatif lebih longgar dibanding siang dan sore hari. Meski antrean tetap terjadi, kepadatan jemaah pada waktu tersebut cenderung lebih terkendali.
Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah hingga kini masih berlangsung secara bertahap. Kedatangan jemaah gelombang kedua juga terus dilakukan sesuai jadwal penerbangan.
Secara keseluruhan, lebih dari 138 ribu jemaah haji Indonesia dari 359 kelompok terbang (kloter) dilaporkan telah berada di Arab Saudi. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mengatur aktivitas ibadah agar tetap prima menjelang puncak pelaksanaan haji. (saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

