Senin, 10 Agustus 2026

Jemaah Haji Bersiap Jalankan Tarwiyah, Amalan Sunnah Sebelum Wukuf di Arafah

Laporan oleh Widya Safitri
Bagikan
Ilustrasi. Calon jemaah haji Sidoarjo yang diberangkatkan dari Pendopo Delta Wibawa, Rabu (6/5/2026). Foto: Humas Pemkab Sidoarjo

Beberapa jemaah haji Indonesia mulai mempersiapkan tarwiyah, yakni amalan sunah sebelum wukuf di Arafah. Meski demikian, tarwiyah tidak termasuk dalam rangkaian puncak ibadah haji yang diatur langsung oleh Pemerintah Indonesia.

Achmad Sunhaji Pembimbing Ibadah Kloter 5 Embarkasi Surabaya menjelaskan, tarwiyah dilakukan dengan berangkat lebih dulu menuju Mina sebelum bergerak ke Arafah.

“Kalau wukuf di Arafah, pergerakan biasanya tanggal 8 Zulhijah. Kalau tarwiyah, tanggal 7 sudah berangkat lebih dulu. Jemaah menuju Mina, kemudian ke Arafah. Jadi lebih awal dibanding jemaah lainnya,” kata Achmad.

Menurutnya, pemerintah lebih menganjurkan jemaah mengikuti skema resmi, yakni langsung wukuf di Arafah tanpa tarwiyah. Hal itu karena fasilitas, akomodasi, dan pengaturan pergerakan jemaah sudah disiapkan untuk rangkaian utama ibadah haji.

Sementara bagi jemaah yang tetap ingin menjalankan tarwiyah, keberangkatan dapat difasilitasi oleh syarikah dengan biaya mandiri. Transportasi juga disiapkan oleh syarikah, tetapi jemaah wajib melapor kepada ketua kloter agar dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Achmad mengingatkan, jemaah yang mengikuti tarwiyah harus memahami posisi tenda di Mina serta jadwal pergerakan kloternya. Sebab, saat menuju Arafah, jemaah tarwiyah bisa tiba lebih dulu dan tidak bersama rombongan kloter.

“Jemaah harus benar-benar paham posisi tendanya dan jadwal kloter. Jangan sampai terpisah atau kesulitan saat pergerakan ke Arafah,” ujarnya.(wid/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Senin, 10 Agustus 2026
32o
Kurs