Rabu, 16 September 2026

Mayoritas Ojol Perempuan yang Didampingi Pemkot Surabaya Berstatus Single Parent

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ratusan driver ojol di Kantor Samsat Surabaya Timur saat mengantre mengikuti program pemutihan pajak kendaraan, Rabu (16/7/2025). Foto: Dok Wildan suarasurabaya.net

Sebagian besar pengemudi ojek online (ojol) perempuan yang dapat pendampingan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berstatus kepala keluarga atau single parent.

Hal itu disampaikan Ida Widayati Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (31/7/2026).

Ida mengatakan, saat ikut pelatihan pemberdayaan, para Srikandi jalan itu tetap harus mendapatkan penghasilan setiap hari untuk menghidupi keluarganya. Hal itu menurutnya jadi tantangan terbesar program pemberdayaan.

“Yang saya intervensi ini sebagian besar adalah perempuan kepala keluarga. Jadi namanya Perempuan (orang tua) tunggal begitu kan. Nah, ini mereka semangat untuk mendapatkan uang tiap hari, itu harus dilakukan begitu. Nah, ini memang yang agak menghambat dari pelatihan pelatihan-pelatihannya kita berikan,” ujar Ida.

Agus Hebi Djuniantoro (kiri) Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya dan Ida Widayati Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (31/7/2026). Foto: Billy suarasurabaya.net

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 16 September 2026
29o
Kurs