Jumat, 8 Mei 2026

Mendikdasmen Akan Latih 5 Ribu Guru SD untuk Maksimalkan Pembelajaran Bahasa Inggris

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi. Seorang guru sedang melakukan kegiatan belajar mengajar di sebuah SD Negeri di Surabaya. Foto: Dok. suarasurabaya.net

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan melatih 5.777 guru SD agar memiliki keahlian mengajar mata pelajaran (mapel) Bahasa Inggris kepada murid SD melalui Program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI).

Nunuk Suryani Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen mengatakan, pelatihan tersebut menjadi yang pertama dengan membuka rangkaian program PKGSD-MBI dan akan diselenggarakan selama 3 tahun ke depan.

“Pada tahap pertama ini, kami laporkan ada sebanyak 5.777 guru yang menjadi peserta. Dengan target 90.447 guru, maka pelatihan akan dilakukan secara bertahap setiap tahun selama 3 tahun mendatang,” kata Nunuk dalam Peluncuran Program PKGSD dilansir dari Antara, pada Jumat (8/5/2026).

Ia mengatakan sebanyak 5.777 guru yang berasal dari 177 kabupaten/kota itu siap mengikuti pelatihan mengajar Bahasa Inggris dengan metode kombinasi yang menggabungkan pembelajaran daring, luring, serta pendampingan dari komunitas belajar guna memastikan guru mendapatkan proses pembelajaran secara langsung.

Pada tahun ini, pihaknya menargetkan sebanyak 10 ribu guru SD akan mengikuti program PKGSD-MBI untuk mendukung kebijakan Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran (mapel) wajib bagi murid kelas 3 SD mulai tahun ajaran 2027/2028.

Kemendikdasmen, kata dia, telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan kabupaten dan kota sehingga para guru yang sudah menyelesaikan pelatihan nantinya akan mendapatkan penugasan baru untuk mengajar mapel Bahasa Inggris kepada murid kelas 3 SD di sekolah masing-masing mulai tahun ajaran 2027/2028.

Pada tahun ajaran tersebut, ia menargetkan sebanyak 58.896 SD mulai menerapkan Bahasa Inggris sebagai mapel wajib bagi murid kelas 3 SD.

“Karena ini nanti diterapkan di kelas 3 SD, jadi harapannya untuk piloting ini, bapak ibu guru nanti ” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelum mendapatkan intervensi pelatihan melalui program PKGSD-MBI, pihaknya mencatat sebanyak 90 ribu SD dari total 150 ribu belum memiliki guru dengan latar belakang maupun keahlian mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris bagi murid SD.(ant/ris/iss)

 

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Jumat, 8 Mei 2026
30o
Kurs