Senin, 5 Oktober 2026

Modus Email Palsu, Uang Rp5,6 Miliar Perusahaan AS Nyaris Raib ke China

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menggelar konferensi pers soal kejahatan siber dengan menggunakan email palsu, Rabu (19/8/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Tak tanggung-tanggung, masing-masing disebut memperoleh 5 persen dari setiap dana yang masuk.

“Peran tersangka yang kami amankan di Indonesia adalah menyiapkan akta pendirian perusahaan dan rekening yang kemudian digunakan untuk menampung uang hasil kejahatan. Setelah rekening tersebut siap, informasi rekening dikirimkan kepada pelaku yang berada di China,” ungkap Bambang.

Setelah uang masuk, pelaku yang berada di China kemudian memberi instruksi kepada tersangka di Indonesia untuk mengeksekusi dana tersebut.

“Dari kesepakatan yang ada, masing-masing tersangka mendapatkan 5 persen dari setiap uang yang masuk ke rekening tersebut,” katanya.

Polisi masih memburu seorang pria berinisial CW yang diduga menjadi otak aksi tersebut dan berada di China. Bareskrim Polri telah berkoordinasi dengan FBI untuk mengungkap identitas sekaligus melacak keberadaan CW.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
27o
Kurs