Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan dibuka di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada Kamis (27/8/2026).
Forum pembahasan arah organisasi dan program lima tahun ke depan itu didorong agar berjalan lancar dan melahirkan sosok pemimpin yang benar-benar diharapkan oleh jamaah Nahdliyin
“Harapannya Muktamar ini berjalan dengan baik, tidak ada apa-apa, menghasilkan pemimpin yang memang diharapkan, dan juga tidak ada proses yang berjalan dengan tidak terpuji, tidak baik,” kata KH. Maruf Amin Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Tambakberas, Jombang, pada Rabu (26/8/2026).
Ia juga berharap seluruh rangkaian pemilihan, mulai dari penetapan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) hingga jajaran pengurus baru, tidak diwarnai praktik politik uang.
Menurutnya, cara-cara semacam itu sama sekali tidak pantas dilakukan dalam tubuh organisasi keagamaan seperti NU.
“Ya kita harapkan itu tidak ada, jangan ada, karena tidak layak kalau NU seperti itu,” terangnya.
Ma’ruf Amin juga berpesan kepada seluruh panitia pelaksana agar menjaga jalannya muktamar tetap kondusif hingga akhir, serta berlangsung secara demokratis dan jujur sesuai akhlak yang diteladankan para ulama pendiri NU.
“Semoga semuanya berjalan dan semua memilih pemimpinnya sesuai dengan hati nurani, sesuai dengan tuntunan para ulama, akhlak ulama itu,” tandasnya.
Seperti diketahui, Muktamar ke-35 NU akan berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 Agustus mendatang.(ris/iss/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

