Dia membeberkan dinamika yang terjadi hingga Tambak Beras ditetapkan jadi lokasi Muktamar. Sebelumnya sejumlah lokasi sempat menguat menjadi kandidat tuan rumah, mulai dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jakarta, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bahkan, Jakarta sempat menjadi pilihan kuat oleh kalangan internal PBNU karena dinilai memiliki akses transportasi yang mudah bagi peserta dari berbagai daerah.
Namun melalui pembahasan yang panjang dan alot, rapat gabungan akhirnya menetapkan Tambak Beras sebagai lokasi Muktamar NU 2026.
“Awalnya yang menguat tiga, Lirboyo, NTB sama Jakarta. Bahkan menjelang penentuan itu yang menguat Jakarta karena ada dorongan dari 23 PWNU yang menginginkan Muktamar di Jakarta,” jelasnya.
Gus Salam mengaku keputusan tersebut menjadi kejutan bagi banyak pihak, termasuk dirinya karena memiliki kedekatan historis dan emosional dengan keluarganya.

NOW ON AIR SSFM 100

