Rabu, 22 Juli 2026

PBNU Dorong Pendidikan Kesehatan Reproduksi di Pesantren untuk Cegah Kekerasan Seksual

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Halaqah Implementasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi Santri berlangsung di Pondok Pesantren KHAS Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). Foto: Istimewa

Menurut Evi, kesehatan reproduksi remaja, terutama remaja putri sebagai calon ibu, menjadi fondasi penting untuk melahirkan generasi yang sehat.

Namun demikian, pendidikan tersebut juga harus diberikan kepada remaja putra agar tumbuh pemahaman dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan reproduksi.

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Barri Pengasuh Pondok Pesantren Al-Masthuriyah Sukabumi menyambut baik inisiatif PBNU tersebut.

Ia menilai pendidikan kesehatan reproduksi sangat dibutuhkan oleh santri, khususnya mereka yang sedang memasuki masa pubertas.

Menurutnya, pada fase tersebut para santri membutuhkan pendampingan yang intensif agar memahami cara menjaga kesehatan diri. Peran kiai, nyai, serta pembimbing asrama dinilai sangat penting dalam memberikan edukasi sekaligus membimbing santri menghadapi perubahan fisik dan psikologis pada masa remaja.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
27o
Kurs