Untuk mempercepat proses pemadaman, alat berat mulai dikerahkan pada Jumat pagi, guna mengangkat rangka atap serta membuka bagian bangunan yang menutup tumpukan material.
Sebanyak tujuh unit pemadam kebakaran juga masih disiagakan di lokasi, terdiri atas empat unit dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan tiga unit bantuan dari wilayah sekitar.
Petugas tetap diminta berhati-hati karena masih terdapat bahan kimia mudah terbakar seperti thinner serta potensi ledakan dan runtuhnya dinding bangunan.
“Teman-teman harus hati-hati sekali karena di situ masih ada kayak thinner dan segala macam itu. Kita masih mengira karena ada ledakan dari dalam. Memang kita harus hati-hati sekali,” kata Rinaldi.
Sebelumnya, kebakaran pabrik sepatu tersebut terjadi Kamis siang. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari percikan aktivitas pengelasan dalam proyek renovasi kantor di lantai dua yang kemudian merembet ke material karton di gudang bagian tengah pabrik.
Saat kebakaran terjadi, para pekerja berada di lantai satu. Sejumlah karyawan sempat mengalami gangguan pernapasan, tetapi kondisinya dilaporkan telah membaik. Aktivitas pabrik sementara dihentikan selama proses penanganan berlangsung. (bil/ipg)








