Karena itu, solidaritas antardaerah diharapkan tidak hanya muncul ketika terjadi bencana, tetapi menjadi tradisi dalam penanganan kebencanaan.
“Jadi sekali lagi ini solidaritas kita saling membantu antardaerah ketika terjadi bencana ini kiranya dapat menjadi tradisi kita dan itu sangat bermanfaat, jujur sangat bermanfaat bagi daerah-daerah terdampak,” kata Tito.
Selain mendorong gotong royong antardaerah, pemerintah pusat juga memberikan dukungan anggaran untuk membantu penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah.
Untuk daerah terdampak bencana di Sumatera, pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran, termasuk melalui tambahan Transfer ke Daerah (TKD).
Sementara untuk NTT, Prabowo Subianto Presiden RI memberikan dukungan anggaran melalui tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan total Rp200 miliar. (ant/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

