Jumat, 18 September 2026

Pemkot: Digitalisasi Parkir Surabaya Tingkatkan PAD, Penghasilan Jukir hingga Rp2,5 Juta

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Pengendara saat membayar di gate parkir Jalan Tanjung Anom Surabaya, Jumat (14/8/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Menurut Trio, penataan di Tanjung Anom juga membuat distribusi kendaraan lebih merata. Sebelumnya kendaraan banyak menumpuk di satu sisi jalan. Tapi setelah menggunakan sistem gate, area parkir bisa ditata hingga lebih jauh ke arah barat.

Adapun pemkot telah menerapkan digitalisasi parkir non-tunai sejak Januari 2026. Jukir dibekali aplikasi Smart Parking Solution yang mendukung pembayaran melalui kartu uang elektronik maupun QRIS yang tersedia pada rompi, kartu tanda pengenal, serta rambu digitalisasi parkir.

Dishub juga menyediakan voucher parkir senilai Rp2.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp5.000 untuk roda empat. Ke depan, voucher itu akan dikembangkan untuk kebutuhan parkir insidentil dan kendaraan ukuran besar.

Selain retribusi parkir tepi jalan umum, digitalisasi juga diterapkan untuk pajak fasiliutas parkir yang menjadi kewenangan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya.

Hasilnya, kata Rachmad Basari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya, sejumlah sektor usaha, terutama kuliner mencatat pendapatannya naik hingga 200 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 18 September 2026
32o
Kurs