Kamis, 20 Agustus 2026

Pemkot Surabaya Bujuk Ibu Korban Pencabulan di Panti Agar Tak Kembali Jadi TKW

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Ilustrasi - Ida Widayati Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB). Foto: Dokumen suarasurabaya

“Jadi ibunya setelah jadi TKW itu sekarang posisi di Surabaya meskipun dia itu pengin jadi TKW lagi. Mau ke Taiwan kalau enggak salah,” katanya pada Kamis (20/8/2026).

Ia membujuk ibu korban untuk tidak kembali menjadi TKW agar bisa mengasuh dan menemani anaknya.

“Karena ibu ini jadi TKW itu merawat orang tua-tua. Jadi mungkin di sini kan juga ada lowongan seperti itu. Nanti coba kami komunikasikan dengan Pak Kadisnaker. Kira-kira bisa dibantu ditempatkan di mana barangkali ada yang yang bisa bantu,” paparnya.

Berdasarkan pendampingan DP3APPKB, korban masih dalam pemulihan trauma karena selama pelecehan, pelaku menyertakan ancaman agar korban tidak menolak.

“Mau dicekik (salah satunya),” tambahnya.

“Tetap kita lakukan pendampingan hukumnya, kemudian pendampingan untuk kesehatannya juga, dan pendampingan psikologisnya pasti,” tutupnya. (lta/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 20 Agustus 2026
28o
Kurs