M. Fikser Kepala DLH Kota Surabaya menjelaskan, praktik itu diketahui petugas saat melakukan survei lapangan untuk persiapan penilaian Adipura di sekitar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
“Pada saat proses menunggu mereka melihat ada truk sampah yang kemudian dia harusnya langsung keluar, tetapi dia mampir lagi ke satu tempat yang kebetulan berhadapan dengan tempat parkirnya teman-teman,” ungkapnya.
Hasil pengecekan, petugas melihat ternyata ada galon-galon berisi solar. Petugas kemudian memeriksa lebih jauh sebuah gudang yang berada di lokasi dan menemukan banyak galon berisi bahan bakar tersebut.
“Ternyata benar itu adalah solar. Mereka coba melihat lagi lebih ke dalam, ada suatu tempat gudang, begitu dibuka banyak galon-galon yang ada di sana,” ungkap Fikser.
DLH selanjutnya memanggil dua sopir yang diduga terlibat untuk menjalani pemeriksaan internal dan berita acara pemeriksaan (BAP).
NOW ON AIR SSFM 100

