Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim)mengirimkan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) ke lokasi gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mendampingi korban terdampak gempa magnitudo 7,7 bagi anak-anak, orang tua, hingga lansia.
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim mengatakan, tim yang terdiri dari empat personel itu telah berada di Kabupaten Manggarai selama tiga hari untuk memberikan trauma healing, konseling, dan penguatan psikologis kepada para penyintas.
Hal itu disampaikan Khofifah waktu mengunjungi para pengungsi di SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8/2026).
“Kami mengirim tim LDP, layanan dukungan psikososial. Yang bisa kita lakukan adalah memberikan penguatan kepada anak-anak, bapak-ibu, dan lansia. Mereka membutuhkan waktu untuk mendapatkan pendampingan, konseling, dan trauma healing,” kata Khofifah dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
Gubernur Jatim itu mengatakan, penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan menyalurkan bantuan logistik. Menurutnya pemulihan psikologis penyintas juga menjadi kebutuhan penting, terutama bagi anak-anak yang rentan mengalami dampak trauma setelah gempa.

NOW ON AIR SSFM 100

