Rabu, 7 Oktober 2026

PKB Minta Kemenhaj Kaji Ulang Kenaikan Biaya Haji 2027, Utamakan Efisiensi demi Ringankan Jemaah

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ribuan jamaah haji dari berbagai belahan dunia melaksanakan Tawaf Wada di pelataran Ka'bah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). Foto: Antara

Dalam rincian usulan, sekitar 56,73 persen atau Rp60.891.068 dialokasikan untuk kebutuhan operasional di Arab Saudi. Sementara 43,27 persen atau Rp46.449.103 digunakan untuk komponen biaya di dalam negeri.

Maman menilai keberadaan Kemenhaj semestinya tidak hanya meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga menghadirkan tata kelola anggaran yang lebih efisien.

“Kami berharap dengan adanya Kemenhaj, pelaksanaan ibadah haji tidak hanya optimal dari segi pelayanan, tetapi juga efisien dalam pengelolaan anggaran,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia memiliki posisi tawar yang kuat dalam bernegosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi.

Kondisi tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk memperoleh harga yang lebih kompetitif, baik untuk akomodasi, katering, maupun transportasi.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
28o
Kurs