Arman menegaskan, fokus utama tim gabungan saat ini adalah mengevakuasi dan memastikan jumlah penumpang sebenarnya melalui verifikasi data manifest.
Berdasarkan laporan terbaru posko terpadu di Gapura Surya Nusantra (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sebanyak 234 orang telah dievakuasi, 5 diantaranya meninggal dan dua orang masih dalam pencarian atau diverifikasi keberadaannya.
“Saya sudah desak untuk memastikan data yang manifest dulu. Apakah masih ada yang di luar manifest dari informasi yang ada. Yang harus didata lagi kembali sehingga bisa dicocokkan dengan jumlah sebenarnya,” jelasnya.
Arman menjelaskan, data validasi manifest menjadi dasar penting pagi kepolisian untuk memulai penyelidikan dan menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam insiden tersebut.
“Untuk tahapan itu, sebenarnya dari data itu (manifest) juga kan kita butuh. Data-data yang ada itu baru bisa kita masukkan ke format. Apakah ada dugaan tindak pidana, ataukah memang ada korsleting yang disebutkan itu, informasi beredar itu,” tuturnya.

NOW ON AIR SSFM 100

