Sugeng mengatakan kehadiran Posko Muhammadiyah merupakan bentuk dukungan sekaligus sinergi antara Muhammadiyah dan NU di Jombang.
Menurutnya, hubungan kedua organisasi Islam tersebut selama ini telah terjalin baik. Bahkan, PDM Muhammadiyah Jombang dan Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang kerap menggelar pertemuan untuk menjaga komunikasi dan sinergi.
“Kami di pimpinan tiap bulan mesti ada acara ngopi bareng antara Muhammadiyah dan NU. Kami yang di pimpinan harus memberi contoh kepada akar rumput,” ucapnya.
Ia berharap sinergi Muhammadiyah dan NU tersebut terus terjaga, termasuk dalam mendukung kegiatan-kegiatan besar di Jombang.
“Karena kondusivitas di Jombang harus terjaga, kami dari Muhammadiyah dan NU selalu bersinergi,” pungkasnya. (ris/saf/ham)











