Rabu, 7 Oktober 2026

Program Kepemimpinan Guru Indonesia Raih UNESCO-Hamdan Prize

Laporan oleh Keumala Fauzan Andini
Bagikan
UNESCO-Hamdan Prize diserahkan kepada tiga penerima dalam rangkaian peringatan World Teachers’ Day di Markas Besar UNESCO, Paris, pada Senin (5/10/2026). Foto: UNESCO

Komunitas pendidikan dari Indonesia, Turkiye, dan Ethiopia akan berkolaborasi untuk berbagi pengalaman sekaligus mempelajari pendekatan pengembangan profesi guru dari masing-masing negara.

Luqman mengatakan tantangan terbesar dalam membangun kepemimpinan guru bukan semata persoalan teknis, melainkan perubahan cara pandang terhadap posisi guru dalam sistem pendidikan.

“Selama ini guru sering diposisikan sebagai pelaksana yang menjalankan instruksi dari atas, jarang terlibat dalam pengembangan profesionalnya, sehingga mental model guru sebagai pelaksana teknis sudah mengakar begitu kuat,” ujar Luqman dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net.

Menurutnya, ketika guru mulai dilibatkan dalam pengambilan keputusan dan didorong berkolaborasi dengan murid maupun sesama guru, proses tersebut membutuhkan waktu serta lingkungan yang memberikan rasa aman untuk mencoba.

“Jadi ketika guru diajak menjadi pengambil keputusan, berkolaborasi dengan murid dan sesama guru, itu butuh waktu dan butuh rasa aman untuk mencoba,” katanya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
34o
Kurs