Perubahan kepemimpinan guru juga membutuhkan dukungan dari lingkungan sekolah. Guru yang mulai melakukan perubahan masih dapat berhadapan dengan sistem yang lebih menekankan kelengkapan administrasi dan kepatuhan prosedural dibandingkan memastikan murid memperoleh pembelajaran yang bermakna.
Tantangan lainnya adalah menjaga komunitas guru tetap aktif sekaligus melahirkan generasi penggerak baru.
Dukungan dari UNESCO-Hamdan Prize, kata Luqman, akan diarahkan untuk memperkuat komunitas guru yang telah berkembang.
“Kami ingin mendukung lebih banyak komunitas guru, terutama di daerah di mana guru masih merasa berjuang sendirian, memperkuat pendampingan, dan mengukur lebih baik bagaimana perubahan guru sampai ke pembelajaran murid,” ujarnya.
Pemanfaatan teknologi juga akan diperluas agar komunitas guru dapat saling terhubung dalam skala yang lebih besar.
NOW ON AIR SSFM 100

