Untuk mengejar deviasi pekerjaan, kontraktor diminta menambah peralatan di lokasi. Subandi menyebut dua alat tambahan akan disiapkan untuk mempercepat proses pengerjaan.
“Ya, nanti alat juga akan disiapkan ada alat dua. Biarkan nanti dengan panjang 450 meter, lebarnya ini 7 meter dengan waktu empat bulan,” ujarnya.
Proyek betonisasi tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp3,6 miliar. Selain meminta percepatan, Subandi menekankan pentingnya pengawasan secara rutin untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi.
Ia meminta konsultan pengawas melakukan pemantauan setiap hari dan memperbarui perkembangan proyek melalui sistem E-Kenda.
Laporan tersebut menjadi salah satu dasar Pemkab Sidoarjo untuk memantau realisasi pekerjaan sekaligus mendeteksi potensi keterlambatan sejak dini.

NOW ON AIR SSFM 100

