Pengerjaan proyek saluran di Jalan Prof. Dr. Moestopo, Surabaya akan dipercepat menjadi 2,5 bulan ke depan dari kontrak empat bulan.
Adi Gunita Kepala Bidang (Kabid) Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya menyebut, penggalian dilakukan mulai dari depan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga Kampus A hingga simpang lampu lalu lintas Jalan Karang Menjangan.
Ia memastikan sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan untuk pengaturan lalu lintas dan percepatan timer traffic light.
“Kami minta tolong Dishub percepatan traffic light dari timur ke barat lalu pengaturan personel saat kepadatan lalu lintas itu, personel stand by,” bebernya.
Ia menyebut pengerjaan proyek sejak 25 Juni 2026 itu merupakan pembangunan box culvert sebagai saluran penghubung menuju Rumah Pompa Dharmahusada.
Saluran itu akan jadi salah satu solusi mengatasi genangan di kawasan Karang Menjangan.
“Jadi untuk menangani masalah problem genangan yang ada di Karang Menjangan. Salah satunya itu,” katanya.
Saluran baru itu akan mengalirkan air dari kawasan Karang Menjangan menuju Rumah Pompa Dharmahusada sebelum dibuang ke Kali Jeblokan. Dengan sistem tersebut, genangan di kawasan tersebut diharapkan bisa lebih cepat surut.
“Jadi memang fungsinya ini untuk saluran konektivitas. Nanti yang dari (Jalan) Karang Menjangan, yang sekiranya kemarin ada permasalahan genangan itu nanti kita pompa, kita sedot di (rumah) pompa Dharmahusada untuk dibuang ke Kali Jeblokan,” terangnya. (lta/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

