Selasa, 7 Juli 2026

Ramai Dikaitkan Pesugihan, Fadli Zon: Ziarah Gunung Kawi Bagian dari Budaya Lama

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Pintu masuk makam keramat di Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur Foto: Pemerintah Kabupaten Malang

Fadli Zon, Menteri Kebudayaan, menanggapi ramainya perbincangan seputar kegiatan ziarah di Gunung Kawi, Jawa Timur, dengan menyebutnya sebagai bagian dari tradisi dan budaya yang telah lama hidup di masyarakat.

“Gunung Kawi ya, itu kan kita keberagaman kita di dalam memahami termasuk apa yang terjadi tidak hanya di Gunung Kawi dan di berbagai tempat, itu satu hal yang merupakan mozaik dari tradisi dan budaya lama,” katanya di Jakarta, Senin (6/7/2026), seperti dilaporkan Antara.

“Saya kira selama itu bisa memberikan kebaikan, terutama mendatangkan ekonomi budaya bagi masyarakat setempat, dan tidak mengganggu dan tidak merusak, tentu itu kita anggap sebagai realitas kehidupan kita,” tambahnya.

Fadli Zon, Menteri Kebudayaan, menyampaikan pandangan tersebut menyusul ramainya perbincangan di platform media sosial terkait kegiatan ziarah di Gunung Kawi. Sorotan publik ini muncul setelah beredar konten yang mengaitkan praktik ziarah tersebut dengan upaya pesugihan.

Sebagai konteks, Pesarean Gunung Kawi yang terletak di Kabupaten Malang merupakan kompleks makam Raden Mas Soeryo Koesoemo atau Kiai Zakaria II, yang dikenal dengan sebutan Eyang Djoego, serta Raden Mas Iman Soedjono.

Kompleks makam ini kerap dikunjungi warga, dengan lonjakan peziarah biasanya terjadi saat perayaan Tahun Baru Hijriah. Setiap tanggal 1 Muharam atau yang juga dikenal sebagai 1 Syuro, kawasan Pesarean Gunung Kawi menggelar rangkaian prosesi berupa kirab warga dan tabur bunga.(ant/iss/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 7 Juli 2026
29o
Kurs