“Angka ini menjadi perhatian penting sebagai peringatan bagi pemerintahan bahwa ada angka yang tidak terlalu tinggi meski masih relatif mayoritas,” ujar Hanta dalam konferensi persen melalui live YouTube Poltracking Indonesia.
Hanta mengatakan, publik menilai persoalan mahalnya harga kebutuhan pokok menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi pemerintahan Prabowo-Gibran.
Poltracking menyebut publik yang mengaku terdampak harga kebutuhan pokok mahal mencapai 44,3 persen. Kondisi ini dinilai menjadi masalah paling pokok yang dihadapi dan harus segera diselesaikan.
Temuan lain diikuti biaya berobat/kesehatan yang mahal 7,5 persen dan pembangunan/perbaikan Infrastuktur (jalan, jembatan, dll) 6,7 persen “Mayoritas sekali 44,3 persen jadi persoalan harga pokok persoalan ekonomi cukup determinan dalam temuan survei kali ini,” katanya.
Selanjutnya dalam sektor kondisi ekonomi dan persoalan mendasar, pemerintah Prabowo-Gibran dinilai mampu menjaga kerukunan antar umat beragama dengan nilai 72.5 persen.

NOW ON AIR SSFM 100

