Dilansir dari Reuters pada Minggu (2/8/2026), pernyataan itu muncul setelah Trump melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Mohammed bin Salman (MBS) Putra Mahkota Arab Saudi.
Menurut kantor berita pemerintah Arab Saudi, MBS menekankan pentingnya dialog untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Gedung Putih membenarkan adanya komunikasi tersebut, namun tidak mengungkap isi pembicaraan secara rinci.
Di sisi lain, Iran memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melakukan tindakan militer baru. Abbas Araqchi Menteri Luar Negeri Iran menegaskan, negaranya akan memberikan respons tegas apabila AS benar-benar melancarkan serangan terhadap wilayah Iran.
Dalam percakapan terpisah dengan pejabat Turki, Pakistan, dan Arab Saudi, Araqchi menyatakan setiap bentuk agresi akan dibalas secara proporsional.
NOW ON AIR SSFM 100

