Menurutnya, perkembangan riset medis masa kini semakin membutuhkan dukungan teknologi untuk memahami mekanisme penyakit, mendeteksi gangguan secara lebih dini, hingga mengembangkan terapi yang lebih tepat sasaran.
Dengan kondisi itu, ia mendorong mahasiswa dan dosen untuk tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi mulai melihat berbagai persoalan kesehatan sebagai ruang untuk melahirkan penelitian dan inovasi.
“Jangan hanya mendengarkan secara pasif. Pandanglah tantangan neurologis yang rumit ini sebagai sebuah panggilan. Tanyakan pada diri kalian bagaimana penelitian di masa depan dapat berkontribusi pada deteksi dini, pencegahan, dan penyelamatan generasi masa depan,” ujarnya.
Prof. Delvac Oceandy Pakar Molecular Cardiovascular Sciences University of Manchester mengatakan bahwa ada lima aspek penting yang perlu diperhatikan untuk keberhasilan riset.
“Lima aspek itu meliputi fokus masalah penelitian yang jelas, kreativitas dalam menghasilkan ide yang orisinil, kolaborasi, mentorship, hingga integritas,” ucapnya.

NOW ON AIR SSFM 100

