Ia berharap pengelolaan bank sampah tersebut dapat berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Prof. Bambang Sektiari Lukiswanto Wakil Rektor III Unusa menambahkan bahwa program bank sampah tersebut dirancang agar warga dapat memilah sampah anorganik sebelum kemudian disalurkan kepada mitra pengelola.
“Ini mengoptimalkan aktivitas seperti membersihkan dan memisahkan sampah anorganik, agar bisa diambil oleh mitra, itu juga akan memberikan peningkatan income bagi masyarakat,” ucapnya.
Meski demikian, ia mengatakan bahwa program bank sampah tersebut tetap perlu pendampingan lanjutan agar sistem yang telah dibangun bisa berjalan secara konsisten dan bahkan diperluas ke wilayah lainnya.
“Jadi karena ini kan tidak bisa alatnya ditinggal, lepas, mestinya juga akan terus ada pendampingan dan mungkin dikembangkan juga di tempat-tempat yang lebih luas,” ucapnya.

NOW ON AIR SSFM 100

