Unusa Gandeng University of Manchester Riset Perkembangan Otak Sejak dalam Kandungan
Senin, 10 Agustus 2026 | 22:00 WIB
Prof. Tri Yogi Yuwono (dua dari kanan) Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama Prof. Bambang Sektiari Lukiswanto Wakil Rektor III Unusa dan perwakilan mahasiswa KKN serta warga saat mengenalkan bank sampah di Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya, Selasa (11/8/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net
Nur Fajril Arjuna Ketua Kelompok 1 KKN Unusa mengatakan bahwa ia dan rekan setim memutuskan untuk membuat program bank sampah karena kawasan padat penduduk tersebut butuh perubahan tata kelola sampah.
“Warga awalnya menganggap seluruh barang sisa rumah tangga hanya pantas dibuang. Dalam satu sisi ada beberapa sampah yang dapat bernilai jual dan bisa diolah kembali,” ucapnya.
Dengan kondisi tersebut, mahasiswa kemudian mengajak warga untuk memilah dan mengumpulkan sampah. Setelah itu, mitra logistik akan mengangkut sekaligus membayarnya.
“Kemudian, uang yang dihasilkan itu bisa masuk ke kas RT,” tuturnya.
Sementara itu, Nurul Wakil Ketua RW 2 mengatakan bahwa program yang diusung mahasiswa Unusa berdampak baik pada penduduk sekitar.