Menurut dia, keberadaan fiber optik menjadi salah satu faktor penting untuk menghadirkan koneksi internet dengan kapasitas dan kecepatan yang lebih baik.
Untuk memperluas akses tersebut, pemerintah sebelumnya telah melelang frekuensi 1,4 GHz yang akan digunakan untuk penetrasi layanan internet ke rumah tangga melalui teknologi Fixed Wireless Access (FWA).
“Yang kita lakukan kemarin juga kita sudah melelang frekuensi 1,4 GHz ya, untuk melakukan penetrasi ke rumah tangga melalui teknologi Fixed Wireless Access. Mereka yang menang lelang ini kita wajibkan untuk membangun di wilayah-wilayah (terpencil),” kata Meutya.
Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk Mentawai. Menurut Meutya, wilayah lain yang masih memiliki keterbatasan layanan internet juga berpeluang masuk dalam cakupan pembangunan oleh pemenang lelang frekuensi tersebut.
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur membutuhkan waktu. Namun, pemerintah berharap peningkatan kualitas layanan internet di daerah yang saat ini masih mengalami keterbatasan dapat mulai dirasakan dalam satu tahun.

NOW ON AIR SSFM 100

