Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya kembali menerima laporan pungutan liar (pungli) rekrutmen pegawai kontrak Dinas Perhubungan (Dishub) mencapai Rp80 juta dari sejumlah korban.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, masing-masing calon tenaga kerja diduga diminta membayar Rp20 juta.
Oknum ASN yang dilaporkan bernama Sri Lestari atau Tari. Namun, dia telah dipindahkan dari Dishub ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Surabaya sebelum pengaduan tersebut masuk melalui hotline.
Eri minta Inspektorat menelusuri aliran uang sekaligus mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.
“Karena itu, saya tanyakan untuk memastikan apakah uang Rp20 juta dari masing-masing orang itu dibawa oleh ASN yang bersangkutan atau disetorkan kepada pihak lain (atasan). Praktik seperti ini sama saja dengan mencoreng nama baik Pemerintah Kota Surabaya,” katanya, Rabu (4/11/2026).
NOW ON AIR SSFM 100

