Ia memastikan, satgas preman akan siap membackup lurah yang berani bertindak tegas. Namun jika lurah terbukti salah akan dicopot.
“Kita punya Satgas Preman. Ada kejadian kemarin. Kita langsung bergerak dengan satgas preman. Saya tidak ingin. Pak Sekda, Pak Asisten 1, Pak Inspektur, saya tidak ingin satu pun anak buah saya yang ketika dia bekerja untuk kepentingan umat, kepentingan masyarakat mereka diancam. Bakal lindungi mereka. Turunkan semua Satgas Preman, turunkan semua penegak hukum di kota Surabaya. Kalau anda bener enggak usah takut. Tapi kalau bermain ya tak lepas,” bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Eri mencopot Yusufian Lurah Tambak Wedi setelah warga mengeluhkan praktik dugaan jual beli stan di Sentra Wisata Kuliner (SWK).
Pencopotan itu berlaku per hari ini, Kamis (9/7/2026) pukul 10.00 WIB setelah Eri memimpin pelantikan jabatan 32 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Sawunggaling. Yusufian dimutasi menjadi kepala seksi (kasi) Kelurahan Kalisari.(lta/kir/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

