Sabtu, 4 Desember 2021

PSSI Sedang Mengkaji BRI Liga 1 dengan Penonton

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
PSSI dan Kemenpora melakukan pertemuan untuk membahas Liga 1 BRI bergulir dengan penonton. Foto: PSSI

PSSI dan PT LIB berencana menggelar kompetisi BRI Liga 1 dengan adanya penonton. Rencana ini menyusul respon pemerintah yang memberikan sinyal kompetisi Liga 1 2021-2022 bisa digelar dengan penonton secara terbatas.

Mochammad Iriawan Ketua Umum PSSI menyatakan akan ada tahapan penyesuaian, analisa, dan survei lebih dahulu sebelum kompetisi dibuka untuk penonton.

“Terimakasih atas peluang yang diberikan oleh pemerinath di mana sepakbola ada penonton lagi, sepakbola tanpa penonton itu memang hambar. Kita akan kaji dan survei lebih dulu,” Ujar Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan, dalam situs resmi PSSI, Sabtu (23/10/2021).

Menurut Iriawan tahapan pertama yang boleh menonton adalah undangan seperti Satgas Covis-19, Kemenpora, Kemenkes, BNPB, ketua suporter klub, media, dan undangan lainnya.

Dia melanjutkan, sebelum ada keputusan, penonton PSSI akan lebih dulu menyiapkan infrastuktur dan IT (teknologi informasi). Karena tidak semua stadion berstandar FIFA dan AFC, dan tidak semua stadion punya single seat degan nomor bangku.

Sejauh ini yang sudah standar FIFA, singel seat, dan punya nomor bangku penonton hanya Stadion Utama Gelora Bung Karno dan I Wayan Dipta, Bali. Stadion Manahan sebenarnya sudah single seat, tetapi belum mempunyai nomor di bangku stadion.

Setelah itu PSSI juga akan fokus menyiapkan IT untuk tiket masuk dan lain-lain, sehingga memungkinkan untuk melakukan pembatasan penonton selama pertandingan.

“Ini yang akan kita siapkan dulu, Setelah semua siap baru kita akan diskusikan lebih lanjut dengan Kemenpora, Kemenkes, Satgas Covid-19, Koordinator PPKM Jawa Bali, Kepolisian, BNPB,” imbuh Irawan dikutip dari laman PSSI.

PSSI juga mengimbau tidak semua penonton harus datang ke stadion. Sebab, selain kapasistas terbatas, lanjutan BRI liga 1 juga tetap disiarkan oleh televisi dan streaming sehingga pecinta sepakbola bisa menikmati di manapun berada.

Adapun yang hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Iwan Budianto Waketum PSSI, Yunus Nusi Sekjen, Ahmad Hadian Lukita Direktur LIB, dan Sudarjono Direktur Operasional LIB.

Sedangkan dari pihak Kemenpora hadir Gatot S Dewa Broto Sesmenpora, Chandra Bhakti Deputi IV, Uden Kusuma Staf Ahli Kemenpora, Surono Asisten Deputi Olahraga Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.

Zainudin Amalia Menpora memahami adanya kesulitan yang akan dihadapi PSSI terkait usulan adanya penonton. Untuk itu Menpora berharap ada sosialisasi lebih dulu kepada klub dan penonton agar informasi tersebut tidak rancu.

“Ini penting karena dalam situasi new normal ini, menonton di stadion itu tidak seenak ketika keadaan normal. Saat ini harus ada social distancing, memakai masker, harus swab antigen, dan lain-lain,” ujar Menpora.(wld/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Sabtu, 4 Desember 2021
29o
Kurs