Senin, 29 November 2021

Tiga Kepala Daerah Surabaya Raya Uji Coba Lapangan GBT, di Tengah Pertandingan Lampu Stadion Mati Total

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
thre3-mas-kada-sepak-bola-jajal GBT

Eri Cahyadi, Ahmad Muhdlor Ali, dan Fandi Ahmad Yani, Tiga Kepala Daerah Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) menguji coba lapangan sepak bola di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya bersama sejumlah pemain sepak bola senior, Sabtu (13/3/2021) kemarin.

Pertandingan uji coba lapangan GBT itu diikuti empat tim. Antara lain Persebaya All Star, Sidoarjo All Star, Persebaya Legend, dan Gresik All Star. Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya turut bermain dalam tim persebaya All Star. Sedangkan Muhdlor dengan Tim Sidoarjo All Star, kemudian Yani bersama Gresik All Star.

Di tengah guyuran hujan, pertandingan sepak bola silaturahmi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik berlangsung. Sayangnya, laga empat kubu yang dibagi dalam dua pertandingan itu tidak sampai tuntas. Di tengah pertandingan kedua, antara Persebaya Legend vs Gresik All Star, lampu lapangan mati total.

Laga pertama dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Eri yang tergabung dalam Persebaya All Star mengenakan kostum sepak bola dengan nomor punggu 1. Dalam tim itu, Eri menjadi seorang penyerang atau striker. Edi Santoso, Kabid Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya ada di tim yang sama. Dalam tim itu juga ada sejumlah pemain sepak bola senior Persebaya. Antara lain Jacksen F Tiago juga Yusuf Ekodono.

eri-cahyadi-wali-kota-surabaya-jadi-striker
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat bermain sepak bola di lapangan GBT bersama Bupati Sidoarjo dan Gresik, Sabtu (13/3/2021). Foto: Humas Pemkot Surabaya

Di Tim Sidoarjo All Star, Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor bermain bersama Subandi Wakil Bupati Sidoarjo. Berdasarkan keterangan tertulis Humas Pemkot Surabaya, KH Agoes Ali Masyhuri atau Gus Ali Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo juga turut serta. Ada sejumlah pemain lawas Persebaya di tim ini seperti Uston Nawawi dan Bejo Sugiantoro.

“Selain uji coba lapangan stadion, pertandingan ini juga bertujuan untuk merekatkan hubungan antara Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya. Alhamdulillah ada Gus Muhdlor, ada Gus Yani bisa datang,” kata Eri ditemui setelah pertandingan.

Ketiga kepala daerah yang sempat hadir dalam dialog Collabo Leaders: Thre3 Mas Kada yang digelar Suara Surabaya Media itu terlihat santai dan cair saat berada dalam satu ruangan rehat. Ketiganya juga tampak kompak memakai gelang yang sama. “Kami ingin merekatkan silaturahmi, sekalian ingin menunjukkan, inilah kebersamaan antara Surabaya, Sidoarjo dan Gresik,” kata Eri.

thre3-mas-kada-main-bola
Muhdlo Ali Bupati Sidoarjo (kiri), Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, dan Gus Yani Bupati Gresik di lapangan Stadion GBT Surabaya, Sabtu (13/3/2021). Foto: Humas Pemkot Surabaya

Pertandingan pertama Persebaya All Star vs Sidoarjo All Star berakhir dengan skor 1-1. Selama pertandingan berlangsung, sejumlah kendala muncul. Selain karena kendala cuaca yang tadinya gerimis lama kelamaan hujan semakin deras, sejumlah lampu penerangan stadion sempat beberapa kali mati.

Puncaknya, ketika beberapa menit pertandingan antara Persebaya Legends vs Gresik All Star dimulai, lampu penerangan stadion mendadak mati total. Pertandingan kedua itu pun terpaksa dihentikan. Apalagi kondisi lapangan sudah tidak memungkinkan karena ternyata aliran drainase di lapangan tidak terlalu lancar.

Edi Santoso Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya menjelaskan, secara teknis di awal renovasi lapangan sudah ditetapkan, uji coba Stadion GBT memang harus dilakukan oleh mantan pemain nasional atau dunia. Sehingga dalam uji coba hari ini Anang Ma’ruf hingga Jacksen F. Tiago para pemain senior sepak bola nasional turut mencoba.

“Kalau masalah rumput secara teknis sudah bagus. Intinya ini tes kekuatan rumput, sekaligus tes lampu dari 1.200 lux menjadi 2.400 lux. Jadi hari ini tes yang bagus karena ketika kita akan mulai pertandingan, ada hujan. Kekuatan lampu dan lainnya, semuanya teruji hari ini,” kata Edi.

Dengan adanya uji coba itu, kata Edi, Pemkot Surabaya akan melakukan sejumlah pembenahan. Termasuk kondisi drainase saluran di lapangan yang juga belum lancar. “Dari uji coba ini, saluran dan lampu harus ada pembenahan, semuanya mati. Nanti kalau sudah diperbaiki, semua akan kami tes kembali,” jelas dia.

Dari hasil uji coba itu Edi mengakui, Stadion GBT memang belum layak untuk pertandingan resmi. “Jadi kuncinya belum bisa digunakan untuk pertandingan apapun. Bahaya nanti, kasihan tim yang main. Tadi setelah menjajal lapangan dan meninjau stadion, Pak Wali Kota juga menginstruksikan agar lampu dan saluran segera dibenahi,” ujarnya. (den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Senin, 29 November 2021
27o
Kurs