Selasa, 4 Agustus 2026

Indonesia Makin Percaya Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028, AFI Siap Bertemu FIFA

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Timnas Futsal Indonesia kalah adu penalti dari Iran dengan skor 4-5 (5-5) dalam final Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta pada Sabtu (7/2/2026). Foto: PSSI

Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) terus mematangkan langkah untuk membawa Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.

Michael Victor Sianipar Ketua Umum AFI dijadwalkan bertemu dengan FIFA di Swiss pada akhir Agustus 2026 guna membahas proses pencalonan Indonesia sebagai penyelenggara ajang futsal paling bergengsi di dunia tersebut.

Michael mengatakan, agenda tersebut akan dilakukan setelah dirinya mendampingi Tim Nasional Futsal Indonesia menjalani pemusatan latihan di Spanyol.

Timnas futsal Indonesia dijadwalkan menjalani training camp pada 11-24 Agustus 2026. Selama berada di Eropa, skuad Merah Putih akan melakoni tiga pertandingan uji coba menghadapi Palma Futsal, Noia Futsal, serta klub asal Portugal, Braga Futsal.

“Saya mungkin akhir Agustus ada rencana ke FIFA. Minggu depan Timnas Futsal Senior berangkat ke Spanyol, saya ikut beberapa hari di sana, lalu saat perjalanan pulang saya akan mampir ke Swiss,” ujar Michael dilansir dari Antara pada Senin (3/8/2026)

Menurut Michael, saat ini terdapat sekitar lima negara yang berminat menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028, yakni Indonesia, Prancis, Spanyol, Maroko, dan Kuwait.

Ia menilai peluang Indonesia cukup terbuka. Salah satu pertimbangannya adalah Spanyol dan Maroko telah dipastikan menjadi bagian dari penyelenggara Piala Dunia Sepak Bola 2030 bersama Portugal, sementara Kuwait dinilai belum memiliki antusiasme dan perkembangan futsal sebesar negara-negara pesaing lainnya.

“Kalau kita sudah terbukti dengan Piala Asia kemarin. Jadi kalau misalkan Kuwait tidak masuk hitungan, Spanyol dan Maroko juga sudah pegang Piala Dunia Sepak Bola, berarti ada opsi Indonesia atau Prancis,” kata Michael.

Optimisme tersebut juga didukung keberhasilan Indonesia menggelar Piala Asia Futsal 2026 yang mendapat respons positif.

Pengalaman menjadi tuan rumah dinilai menjadi modal penting dalam meyakinkan FIFA bahwa Indonesia siap menggelar turnamen kelas dunia.

Sebelumnya, Michael sempat meragukan peluang Indonesia karena edisi Piala Dunia Futsal 2024 telah berlangsung di Asia, tepatnya di Uzbekistan. Namun, pandangannya berubah setelah FIFA menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 untuk lima edisi berturut-turut.

Menurutnya, keputusan FIFA tersebut menunjukkan bahwa rotasi penyelenggaraan tidak selalu harus berpindah antarwilayah apabila suatu negara dinilai mampu memenuhi standar penyelenggaraan.

“Tapi sebenarnya pergantian regional itu lebih sering menjadi praktik di sepak bola senior. Kalau kita lihat kelompok usia, beberapa edisi U-17 bahkan digelar berturut-turut di Qatar. Jadi kenapa harus selalu berganti benua kalau faktanya Asia saat ini sedang berkembang pesat dalam futsal,” ujar Michael. (ant/saf/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 4 Agustus 2026
27o
Kurs