Menurut Syaqif, EPC Piala Gubernur Jatim 2026 tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi, tetapi juga bagian dari pembangunan ekosistem pickleball secara berkelanjutan.
“Ini bukan olahraga fomo karena kita membangun dari grassroot, prestasi, industrialisasi, baru publis,” ujar Syaqif saat ditemui di Surabaya, Sabtu (29/8/2026).
Upaya membangun ekosistem tersebut terlihat dari struktur organisasi IPF Jawa Timur yang saat ini disebut telah terbentuk di 38 kabupaten/kota.
Infrastruktur olahraga pickleball juga terus berkembang, dengan setiap pemerintah kabupaten/kota disebut telah memiliki sedikitnya empat lapangan.
Dengan jaringan tersebut, pembinaan pickleball di Jawa Timur tidak hanya berpusat di kota-kota besar. Pengembangan olahraga diarahkan agar semakin dekat dengan masyarakat sekaligus membuka jalur bagi munculnya atlet baru. (saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

