Baso menilai kebutuhan terhadap pelatih, wasit, dan juri akan terus meningkat seiring berkembangnya olahraga muaythai di Jawa Timur. Semakin banyak kejuaraan yang digelar, semakin besar pula kebutuhan tenaga teknis yang memiliki sertifikasi dan kompetensi.
“Semakin banyak kejuaraan yang menggunakan aturan muaythai, maka kebutuhan terhadap pelatih, wasit, dan juri juga meningkat. Ini menjadi peluang sekaligus ladang pengabdian bagi SDM muaythai di daerah,” katanya.
Pengprov MI Jawa Timur juga memanfaatkan penataran ini sebagai ajang seleksi calon perangkat pertandingan tingkat nasional.
Peserta dengan hasil terbaik akan dikirim mengikuti Pelatihan Wasit dan Juri Nasional di Bekasi pada 1–4 Agustus 2026, sebelum bertugas dalam Kejuaraan Nasional Muaythai pada 4–9 Agustus 2026.
“Kami akan memilih peserta terbaik untuk mengikuti pelatihan nasional. Harapannya mereka menjadi aset nasional dan mampu membawa nama baik Jawa Timur di tingkat Indonesia,” ujar Baso. (saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

