Kevin De Bruyne Kapten Tim Nasional Belgia meminta rekan-rekannya tidak cepat berpuas diri setelah memastikan langkah ke fase gugur Piala Dunia 2026. Belgia lolos setelah mengalahkan Selandia Baru pada laga terakhir Grup G di BC Place, Vancouver, Jumat (26/6/2026) waktu setempat.
Menurut De Bruyne, kemenangan atas Selandia Baru menjadi modal penting bagi Belgia. Namun, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai saat memasuki fase gugur, ketika mereka harus menghadapi tim-tim terbaik.
“Kami bermain dengan solid, menciptakan banyak peluang, dan mencetak banyak gol. Sekarang turnamen yang sebenarnya baru dimulai,” kata De Bruyne seusai pertandingan yang dikutip Antara, Minggu (28/6/2026).
Gelandang berusia 35 tahun itu mengatakan, Belgia sempat berada dalam tekanan setelah dua laga awal fase grup belum berjalan sesuai harapan. Karena itu, kemenangan pada pertandingan terakhir menjadi momentum penting bagi tim untuk kembali menemukan performa terbaik.
Meski demikian, De Bruyne mengingatkan seluruh pemain tetap fokus. Sebab, setiap pertandingan di fase gugur akan menjadi laga hidup mati.
“Mulai sekarang semuanya all or nothing. Kami harus beristirahat dengan baik, mempersiapkan diri sebaik mungkin, lalu siap menghadapi pertandingan berikutnya,” ujarnya.
De Bruyne juga menyinggung tingginya ekspektasi publik terhadap dirinya selama membela Belgia. Ia mengakui tidak lagi berada pada level yang sama seperti delapan atau sembilan tahun lalu, tetapi bangga masih mampu bersaing di level tertinggi berkat kerja kerasnya.
“Saya bukan lagi Kevin seperti delapan atau sembilan tahun lalu. Itu hal yang normal. Tetapi saya bangga dengan semua kerja keras yang saya lakukan agar tetap bisa berada di level ini,” katanya.
Ia menambahkan, selama 16 tahun membela Belgia, dirinya selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk tim nasional. Menurut De Bruyne, perjalanan panjang bersama Belgia dipenuhi banyak momen emosional, baik saat meraih kemenangan maupun menghadapi kegagalan.
“Selama 16 tahun membela Belgia, saya selalu memberikan segalanya untuk tim dan negara,” ujar De Bruyne.
Sebagai juara Grup G, Belgia kini mengalihkan fokus ke babak 32 besar yang akan berlangsung di Seattle pada 1 Juli 2026. Bagi De Bruyne, fase gugur menjadi ujian sesungguhnya bagi Belgia untuk membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat di Piala Dunia 2026. (ant/bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

