Foto itu kemudian terlupakan selama bertahun-tahun. Sampai akhirnya, Mounir, ayah Yamal membuka kembali album keluarga dan membagikan foto tersebut ke media sosial pada 2024, tepatnya beberapa hari sebelum Yamal meraih gelar juara Euro 2024 bersama Spanyol.
Foto itu langsung viral dan kembali masuk ke kehidupan Canals dan Monfort. Keduanya sebelumnya tidak tahu bahwa bayi yang dulu berfoto bersama Messi itu tumbuh menjadi salah satu talenta terbesar sepak bola dunia saat ini.
“Ini luar biasa. Ini seperti hadiah yang diberikan hidup kepada Anda. Rasanya seperti Michael Jordan memandikan LeBron James. Benar-benar tidak bisa dipercaya; sangat gila. Awalnya, orang-orang bertanya apakah itu AI. Ini seperti dari dunia lain. Ini cerita yang indah dan luar biasa,” kata Canals.
Bagi Monfort, foto itu tidak sekadar dokumentasi lama. Ia menyebut gambar tersebut terasa seperti sejarah yang ditulis sebelum benar-benar terjadi.
“Foto itu terukir dalam jiwa saya. Itu mukjizat saat itu dan tetap menjadi mukjizat 20 tahun kemudian. Rasanya seperti menulis sejarah sebelum sejarah itu terjadi. Tidak ada yang bisa membayangkan semuanya akan berjalan seperti ini,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

