Sebuah kursi di area VIP Stadion GBT juga akan dikhususkan untuk pemasangan foto Andie Peci sebagai simbol bahwa sosoknya akan selalu memiliki tempat istimewa dalam perjalanan Persebaya.
Penghormatan tersebut, kata dia, menjadi wujud rasa terima kasih dan penghargaan kepada sosok yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang Persebaya. Ia menegaskan, Green Force tidak akan melupakan sosok yang turut menjaga nyala perjuangan klub hingga tetap berdiri kokoh sampai hari ini.
“Kami sangat berduka atas kepergian Cak Andie. Beliau adalah sosok yang memiliki kecintaan luar biasa kepada Persebaya. Banyak kontribusi dan perjuangan yang telah beliau berikan untuk klub ini, terutama pada masa-masa sulit yang pernah dilalui Persebaya,” ucapnya.
Ram mengenang, saat klub menghadapi masa-masa sulit akibat konflik dualisme dan kehilangan status keanggotaan di PSSI, Andie Peci menjadi salah satu sosok yang berada di garis depan bersama elemen-elemen Bonek lainnya untuk memperjuangkan kembalinya Persebaya ke kompetisi resmi.
Saat Persebaya tidak diakui federasi dan harus menjalani masa ketidakpastian, ia mengatakan bahwa kecintaan Andie Peci terhadap Green Force tidak pernah surut. Bersama banyak pihak, Andie terus mengawal perjuangan hingga akhirnya Persebaya kembali mendapatkan pengakuan dan bisa berlaga di kompetisi resmi pada 2017.

NOW ON AIR SSFM 100

