Sejak awal turnamen, Spanyol dan Prancis memang menjadi dua tim yang paling dijagokan. Berdasarkan prediksi Opta, Spanyol memiliki peluang juara terbesar dengan probabilitas 16,1 persen, disusul Prancis sebesar 13 persen.
Meski demikian, Deschamps enggan menambah tekanan kepada lawannya. Ia menilai hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka bukan gambaran kekuatan sebenarnya dari Spanyol.
“Kalau melihat pertandingan pertama Spanyol melawan Tanjung Verde, lupakan saja hasil itu. Setelahnya mereka membuktikan bahwa mereka memang pantas disebut favorit. Saya tidak ingin menambah tekanan kepada Luis dan timnya. Dia tahu betul ekspektasi publik terhadap Spanyol sangat besar,” ujarnya dilansir dari ESPN.
Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Lamine Yamal. Winger berusia 19 tahun itu baru mencetak satu gol tanpa assist sepanjang turnamen.
Meski demikian, kontribusinya tetap signifikan karena memimpin Spanyol dalam jumlah tembakan, tembakan tepat sasaran, duel darat yang dimenangkan, serta umpan silang sukses, meski baru bermain selama 405 menit dari total 540 menit pertandingan.

NOW ON AIR SSFM 100

