Sabtu, 20 Agustus 2022
Advertorial

Komitmen Sumpah Pemuda Harus Terus Digaungkan untuk Mendorong Semangat Restorasi dalam Kehidupan Bernegara

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Lestari Moerdijat Wakil Ketua MPR RI. Foto: DPR

Penguatan komitmen Sumpah Pemuda harus terus dilakukan untuk mendorong semangat restorasi anak bangsa dalam mewujudkan kehidupan bernegara yang lebih baik di masa datang.

“Di era saat ini, komitmen kita untuk bertanah air, berbangsa dan berbahasa Indonesia yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda harus terus diperkuat sebagai pijakan kita untuk menjawab tantangan di masa depan,” kata Lestari Moerdijat Wakil Ketua MPR RI, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/10/2021).

Menurut Lestari, semangat restorasi yang bermakna upaya perubahan untuk menjadi lebih baik harus terus didorong dengan nilai-nilai kebersamaan, persatuan dan gotong-royong seperti yang digaungkan saat Sumpah Pemuda pada 1928 silam.

Untuk melakukan perubahan, kata perempuan yang akrab disapa Rerie itu, harus dilakukan bersama. Apalagi, kata dia, saat ini kerap mengemuka sikap-sikap warga negara yang mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok daripada kepentingan bangsa.

Keengganan sebagaian orang dan kelompok untuk mematuhi sejumlah peraturan dalam pengendalian Covid-19 misalnya, seperti kewajiban untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan dengan sabun, kata anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, memperlihatkan mulai lunturnya semangat kebersamaan sebagai satu bangsa.

Nilai-nilai Sumpah Pemuda, kata Rerie, harus terus digaungkan untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mempertahankan pengamalan nilai-nilai luhur, seperti yang dideklarasikan pada Sumpah Pemuda, kata dia, adalah langkah yang strategis untuk memperkuat karakter bangsa Indonesia.

Karena, tegasnya, di era globalisasi ini persaingan antarbangsa semakin terbuka dan hanya bangsa yang punya karakter kuat dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang mampu keluar sebagai bangsa pemenang.

Komitmen untuk bertanah air dan berbangsa yang satu, yaitu Indonesia, serta berbahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa, ujarnya, adalah awal pembentukan karakter bangsa yang kuat.

“Nilai-nilai Sumpah Pemuda mampu membawa anak bangsa untuk lebih peduli dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa, sebagai bekal kita melakukan perubahan menuju kehidupan berbangsa yang lebih baik lagi di masa datang,” katanya.(rid/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Sabtu, 20 Agustus 2022
24o
Kurs