Rabu, 16 September 2026

BKSAP DPR Perkuat Diplomasi Parlemen untuk Lindungi HAM

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Habib Aboe Bakar Alhabsyi Anggota BKSAP DPR RI dalam forum bertajuk “The Roles of Parliament in Ensuring the Government to Respect, Protect and Fulfill Their Human Rights Commitments” di Universitas Jember, Jawa Timur. Foto: istimewa

“Pada isu perlindungan HAM, BKSAP memiliki posisi yang strategis. Sesuai fungsi diplomasi parlemen dalam kerangka UU MD3, BKSAP memiliki peran untuk menghubungkan komitmen dan perkembangan internasional dengan kepentingan nasional DPR RI,” ujar Habib Aboe dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, diplomasi parlemen tidak hanya berkaitan dengan membawa kepentingan Indonesia ke forum internasional. Lebih dari itu, hasil dan perkembangan forum internasional juga perlu dibawa kembali ke dalam proses kerja DPR RI.

Dalam konteks tersebut, dia menjelaskan bahwa isu HAM menjadi salah satu agenda penting dalam Inter-Parliamentary Union (IPU). Setidaknya terdapat dua mekanisme yang memiliki fokus berbeda dalam menangani isu HAM.

“Pertama, Standing Committee on Democracy and Human Rights, yang fokus pada isu demokrasi dan perlindungan HAM warga negara,” jelasnya.

Sementara itu, mekanisme kedua adalah Committee on the Human Rights of Parliamentarians.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 16 September 2026
28o
Kurs