Sementara itu, pada 3 Agustus 2026, pimpinan DPR menerima perwakilan dari 18 konfederasi serikat pekerja dan serikat buruh.
Dalam pertemuan tersebut, para buruh menyerahkan draf usulan terkait RUU Ketenagakerjaan yang kemudian diteruskan kepada Komisi IX DPR.
Dasco mengatakan, naskah akademik dan usulan draf RUU ditargetkan rampung pada awal Oktober 2026.
Dia memastikan DPR juga akan memperluas ruang partisipasi publik dalam pembahasan RUU tersebut ketika masa sidang kembali dimulai. Masukan akan dibuka bagi berbagai kelompok, mulai dari serikat pekerja, akademisi, tokoh masyarakat hingga organisasi nonpemerintah.
“Di masa sidang itu waktunya akan lebih banyak. Dari pagi sampai malam, dari pagi sampai malam. Ini mungkin banyak sekali yang akan memberikan masukan, baik tokoh-tokoh, akademisi, NGO, kita akan persilakan,” kata Dasco.

NOW ON AIR SSFM 100

